03.09.08Retak

Entah kenapa, akhir-akhir ini saya jadi sering menulis dalam bahasa Indonesia. Dan apa yang menjadi topik bahasan nggak jelas saya kali ini? Cerita tentang sebuah kendi yang retak pada sisinya. Hahaaa... Ya, silahkan: Seorang pengangkut air memiliki dua kendi, yang dia pikul di pundaknya ke sungai tiap hari untuk mengambil air. Salah satunya memiliki suatu retakan, dan sementara kendi yang satunya tidak cacat sama sekali. Setelah perjalanan panjang dari sungai, kendi yang retak hanya bisa mengantarkan setengah dari jumlah penuh yang bisa diantarkan kendi yang tidak retak. Selama dua tahun, inilah yang terjadi tiap hari.
Menjelang bulan Ramadhan, pada hari terakhir sekolah sebelum libur hingga Rabu, sekelas XII-**-* dimana saya berada penuh oleh ucapan maaf yang ditujukan pada setiap orang di kelas. Masih belum terbiasa dengan kebiasaan ini, saya hanya mengangguk ketika seseorang meminta maaf pada saya dengan sopan (walau berpikir 'Wah, memang kapan kita pernah berbicara ya'). Ya, mungkin Ramadhan memang saat yang tepat untuk menyadari bahwa mungkin kita berbuat salah terhadap seseorang tanpa menyadarinya sehingga opsi yang dipilih adalah untuk meminta maaf kepada tiap orang yang paling tidak dikenal namanya (atau bahkan tidak?).
"I wonder if by becoming a good bread and being needed, I would become happy..." Karena saya sudah beberapa kali dikomentari bahwa post-post saya tidak dimengerti dalam Bahasa Inggris, akhirnya saya memutuskan untuk menulis post kali ini dengan Bahasa Indonesia dengan agak terpaksa. Dan kali ini, apa yang akan saya bahas? Sebuah topik yang sering saya pikirkan, yaitu kebahagiaan.
begin Post super nggak penting dan nggak jelas Hohohooo, nilai rapotku ternyata jauh lebih bagus dari dugaan! (Well, actually, I'm the kind of person who hopes high and expects low, haha~) Dunia ini indah, Kawan! Satu-satunya hal (oke, dua) yang mungkin sudah menghancurkan mood baikku seandainya hari ini tidak sebegitu bahagia adalah 1) nasi goreng kornet yang sudah tiga kali habis ketika kupesan dan saat berhasil hari ini ternyata rasanya begitu-begitu saja, dan 2) ongkos angkot yang biasanya kubayar 1000, karena mood baik dibayar 1500 malah diminta 2000! *orang yang walau tahu BBM naik tidak bermurah hati* *digiles angkot* Dan berikut adalah hasilnya~ Mungkin ...
Dan kini, ulangan akhir semester pun telah berakhir bagi saya! Alangkah bahagianya (terutama begitu mengetahui bahwa saya tidak harus mengikuti remedial Fisika! Yay!), jadi untuk sementara mari lupakan ulangan susulan Biologi dan PKn, serta tugas-tugas yang belum dikumpulkan untuk minggu depan... Jadwal Harian Ujian: 1. Datang terlampau pagi karena salah membaca jadwal ulangan. Meratapi kebodohan sendiri, kesal melihat ada seorang adik kelas lelaki yang mengambil alih tempat duduk dan malas menyuruhnya menyingkir, sehingga mondar-mandir di sekolah tanpa tujuan. Begitu teman kunjung datang, melongo bingung melihat keduanya yang berbicara mengenai sepakbola yang sama sekali tidak dimengerti (tepatnya, EURO 2008). Bel berbunyi, teman-teman kabur ke ...
Siapapun yang dicintai itu cantik. Namun, kebalikannya tidak selalu benar. Tidak semua yang cantik dicintai. Kecantikan adalah bagian dari dicintai; dicintai adalah bagian utamanya, sehingga ketika kualitas itu ada, kecantikan selalu mengikuti. Suatu bagian dari sesuatu tidak dapat dipisahkan dari yang seutuhnya. Bagian itu harus tetap ada padanya. Pada masa Majnun ada banyak gadis yang jauh lebih menawan dari Layla tetapi dia tidak mencintai mereka. Ketika diberitahu, "Ada banyak gadis yang lebih cantik dari Layla. Biarkan kami menunjukkannya padamu," dia selalu menjawab, "Aku tidak mencintai Layla untuk bentuk luarnya. Dia bukan bentuk luarnya; dia seperti sebuah gelas yang kugenggam dan kuminum anggur darinya. Dan oleh karena itu, aku jatuh cinta ...
Lihat! Post dalam Bahasa Indonesia! Sayangnya, aku nggak bisa ngepost yang "berbobot" kalau seperti ini. :/ Huahh... nggak natural... Ya, karena aku sudah ngepost tentang kesedihanku atas akhir liburan, sekarang aku sudah kehabisan topik. Kecuali sesuatu yang aku baru pikirkan. Ah. Eng. Ehm. ... Bingung, bingung, bingung. Hari ini hari pertama masuk sekolah, tapi malahan... kabur. Ahahaha. Gurunya juga nggak niat ngajar. Tetapi pada hari ini ada satu pelajaran yang saya takuti gurunya: Fisika. Nah, si Bu M ini, sejak pertama kali masuk kelas, reiatsu auranya sudah kerasa menekan. Tipe guru Sparta. Takut nanti menghadapinya gimana hari Rabu nanti... Ya... paling tidak anak-anak sekelas juga pada kabur sepertinya... ...