24.04.09Berbincang dengan Guru
Reportase: Ujian Nasional angkatan 2008/2009
Sebagai salah satu murid kelas 12 SMA Negeri ** Bandung, tentu saya mengikuti satu-satunya jalan keluar dari SMA itu. Gerbang exit itu adalah Ujian Nasional. Ujian yang dianggap terlalu serius oleh orang yang setiap hari mengomel tentang batasan nilai dan mengutarakan berbagai macam alasan mengapa lazim bagi mereka untuk menyontek. Ya, karena ini lah, itu lah, seakan-akan seangkatan tidak menghadapi hal yang sama. Sekarang, kembali ke hari Rabu.
30.12.08Segitiga Cinta
Bukan, bukan cinta segitiga, atau topografi jaringan hubungan antar manusia lainnya. Yang saya maksud dengan Segitiga Cinta adalah teori triangular cinta yang dikemukakan oleh Robert Sternberg. Dan ini tidak hanya meliput cinta antar kekasih, tetapi antar seseorang dengan semua lainnya dalam social circle dirinya. 22.12.08SAT is a Snap
Setelah membandingkan tingkat kesukaran soal matematika di dua ujian masuk perguruan tinggi di negara yang berbeda, SPMB/SNMPTN milik Indonesia, dan SAT milik Amerika Serikat, saya mencapai suatu konklusi:
Dunia ini tidak adil!
Ya, ini hanya sekedar rambling stress seorang remaja kelas 3 SMA yang akan menghadang SNMPTN pada tahun 2009. Dan begini ceritanya...
Bingung nih...
Dengan hormat mengundang Bapak/Ibu/Saudara,
Untuk menghadiri acara Malam Final Pasanggiri Mojang Jajaka Kota Bandung 2008.
Pada hari Selasa tanggal 2 Desember 2008 pukul 19.00 W.I.B. bertempat di Hotel Savoy Homann, Jl. Asia Afrika Bandung.
Atas kehadiran Bapak/Ibu/Saudara diucapkan terima kasih.
Pakaian: Bebas rapi
Dan salah satu pesertanya? Saya. 23.11.08Dix Faits
Sebenarnya ada beberapa hal yang ingin saya tulis, seperti entri mengenai sistem transportasi Adelaide Metro, hukuman bodoh bagi yang tidak bawa topi untuk upacara, dan sobat-sobatnya. Sayangnya tiap kali saya ingin menulis rasa malas, atau rasa bingung merayap ke dalam kepala saya.
Jadi saya pikir sudah saatnya saya melaksanakan tugas yang sudah diberikan kepada saya oleh Mas Fadhil Nugraha (yang sudah ditunda berabad-abad!! Super minta maaf... *sembah sujud*)
Jadi, sepuluh fakta random tentang saya...
30.09.08Nyai Ontosoroh
Sekitar seminggu yang lalu, seseorang telah meminjamkan buku pertama dari Tetralogi Buru, yaitu Bumi Manusia. Jelas, tokoh utamanya adalah Minke, namun ada satu tokoh lain yang sama tak gentarnya dalam menentang hukum pemerintahan kolonialisme Belanda pada saat itu.
Jadi, saya memutuskan untuk sedikit menelusuri karakter yang satu ini~
Aku masih terpesona melihat seorang wanita Pribumi bukan saja bicara Belanda, begitu baik, lebih karena tidak mempunyai suatu kompleks terhadap tamu pria. Dimana lagi bisa ditemukan wanita semacam dia? Apa sekolahnya dulu? Dan mengapa hanya seorang nyai, seorang gundik?
23.09.08Kekompakan
Seenaknya pergi sendiri...
Apa itu kekompakan? Definisi kekompakan menurut teman saya sih...
Buat apa bervariasi dalam menjawab tugas yang diberikan ketika guru tidak masuk? Satu untuk semua! Tulis saja jawabannya di papan tulis biar semuanya kompak dan seragam
Kalau dapat bocoran soal, jangan pedulikan teman di kelas lain dulu! Prioritaskan anak sekelas dong, biar semuanya kompak nilainya bagus...
Ayo semuanya main keroyokan meledeki Tuan M![1]
Kalau ada yang tidak masuk, agar terlihat bagus tuliskan saja semuanya hadir, biar kompak titik-titik penanda kehadirannya dan tidak ada lubang-lubang ketidakhadiran yang mengganggu. Kecuali bila orang itu adalah Tuan M; lapor! Lapor!
Kalau menemukan spoiler UAN dan kawan-kawannya, buat apa ...19.09.08Foto Konyol
Saya membuka folder foto-foto yang berada dalam laptop kakak saya, dan setelah mengobrak-abrik saya menemukan folder bernama DCIM, yang ternyata berisi foto-foto dari kamera Palm Treo 680 (sepertinya?) milik ayah saya dulu.
Dan ternyata, adik-adikku menggunakannya untuk mengambil beberapa foto yang saya rasa konyol... *hahaha*
03.09.08Retak
Entah kenapa, akhir-akhir ini saya jadi sering menulis dalam bahasa Indonesia. Dan apa yang menjadi topik bahasan nggak jelas saya kali ini? Cerita tentang sebuah kendi yang retak pada sisinya. Hahaaa...
Ya, silahkan:
Seorang pengangkut air memiliki dua kendi, yang dia pikul di pundaknya ke sungai tiap hari untuk mengambil air. Salah satunya memiliki suatu retakan, dan sementara kendi yang satunya tidak cacat sama sekali. Setelah perjalanan panjang dari sungai, kendi yang retak hanya bisa mengantarkan setengah dari jumlah penuh yang bisa diantarkan kendi yang tidak retak. Selama dua tahun, inilah yang terjadi tiap hari.
31.08.08“I’m Sorry” *send all*
Menjelang bulan Ramadhan, pada hari terakhir sekolah sebelum libur hingga Rabu, sekelas XII-**-* dimana saya berada penuh oleh ucapan maaf yang ditujukan pada setiap orang di kelas. Masih belum terbiasa dengan kebiasaan ini, saya hanya mengangguk ketika seseorang meminta maaf pada saya dengan sopan (walau berpikir 'Wah, memang kapan kita pernah berbicara ya').
Ya, mungkin Ramadhan memang saat yang tepat untuk menyadari bahwa mungkin kita berbuat salah terhadap seseorang tanpa menyadarinya sehingga opsi yang dipilih adalah untuk meminta maaf kepada tiap orang yang paling tidak dikenal namanya (atau bahkan tidak?).

