Setelah membandingkan tingkat kesukaran soal matematika di dua ujian masuk perguruan tinggi di negara yang berbeda, SPMB/SNMPTN milik Indonesia, dan SAT milik Amerika Serikat, saya mencapai suatu konklusi:

Dunia ini tidak adil!

Ya, ini hanya sekedar rambling stress seorang remaja kelas 3 SMA yang akan menghadang SNMPTN pada tahun 2009. Dan begini ceritanya…

dailylife001 cut SAT is a Snap

Bingung nih…

Sebelumnya saya berbincang-bincang dengan Miyu tentang TOEFL yang kemudian bersambung ke berbagai macam tes lain seperti IELTS, IGCSE, hingga akhirnya nyambung ke SAT.

Saat membicarakan tes bersangkutan, kakak saya yang berlalu-lalang di ruang komputer pun berkomentar tentang seberapa mudahnya soal matematika di ujian SAT. Skeptis mengenai ini, kakak saya bersikeras meyakinkan saya dan mengusulkan pada saya untuk melihat contoh soalnya di internet. Itupun saya lakukan.

Pertama, saya melihat daftar kategori self-assessment module yang ada untuk soal matematikanya demi melihat materinya apa saja. Hasilnya, sebagai berikut:

  • Basic Algebra: Aljabar Dasar
  • Advanced Algebra: Aljabar Tingkat Lanjut
  • Averages and Rounding: Rata-rata dan Membulatkan
  • Arithmetic: Aritmatika
  • Estimation and Sequences: Perkiraan dan Deret/Baris
  • Exponents: Eksponen/Pangkat
  • Fractions and Square Roots: Pecahan dan Akar
  • Geometry: Geometri

Nggak salah nih? Nggak ada matriks? Logaritma? Integral? Bahkan persamaan garis singgung lingkaran, atau materi lain yang saya biasa hadapi di ulangan harian sepanjang masa SMA?? Yakin ini bukan ujian masuk SMP? (Masih jaman ya anak SMA beranjak kuliah diberi soal pembulatan: Round 907.457 to the nearest tens place! Ini sih nggak mikir juga bisa, selama bisa bahasa Inggris)

Dan saat saya membuka kategori (yang katanya) Advanced Algebra saya rasa yang saya lihat ini bukan soal ujian masuk universitas, tetapi soal latihan Matematika milik adik saya yang masih di bangku 5 SD. Yang bisa dikerjakan di bawah setengah menit hanya dengan bantuan kertas kotretan dan alat tulis. Atau bahkan, tanpanya. Salah satu contoh soal Advanced Algebra:

A study reported that in a random sampling of 100 women over the age of 35 showed that 8 of the women were married 2 or more times. Based on the study results, how many women in a group of 5,000 women over the age of 35 would likely be married 2 or more times?
Sebuah penelitian membuktikan bahwa dari 100 wanita yang berumur di atas 35, 8 dari wanita bersangkutan telah menikah 2 kali atau lebih. Berdasarkan hasil penelitian, kemungkinan berapa banyak wanita dari sebuah kelompok berjumlah 5000 wanita berumur di atas 35 telah menikah 2 kali atau lebih?
A. 55
B. 150
C. 200
D. 400
E. 600

Mudah? Indeed so. Dengan sekilas melihat, kita bisa langsung menemukan jawabannya (yang nggak bisa, acungkan tangan!). Kalau seperti ini jangan-jangan orang seperti saya saja bisa memasuki universitas yang berprestisi. Coba lihat soal lain, di bidang Exponent:

Multiply 10 to the power of 4 by 10 to the power of 2
Kalikan 10 pangkat 4 dengan 10 pangkat 2
A. 10 to the power of 8
B. 10 to the power of 2
C. 10 to the power of 6
D. 10 to the power of -2
E. 10 to the power of 3

*slaphead* *slaphead* *slaphead*

Silahkan bandingkan dengan soal SPMB kita yang tercinta…

Now if you’ll excuse me, I think I’ll consider looking up American universities for the sake of my future