<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: &#8220;I&#8217;m Sorry&#8221; *send all*</title>
	<atom:link href="http://infinite.inficio.info/2008/08/31/sorrykokformalitas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://infinite.inficio.info/2008/08/31/sorrykokformalitas/</link>
	<description>I N F I N I T E * I N F I C I O~</description>
	<lastBuildDate>Sun, 27 Jun 2010 19:23:27 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<item>
		<title>By: Infinite Inficio</title>
		<link>http://infinite.inficio.info/2008/08/31/sorrykokformalitas/#comment-555</link>
		<dc:creator>Infinite Inficio</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Sep 2008 08:02:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://infinite.inficio.info/?p=77#comment-555</guid>
		<description>*telat nyadar ternyata ada komen disini*

Ya, begitulah... :D Saya jadi teringat teman sekelas saya:

Dia: Manda, minta maaf ya...
Saya: Lho, bukannya sudah ya
Dia: Err... ya udah deh, gapapa, minta maaf lagi aja...

-__-

Kok malah lebih susah ya mengucapkan maaf yang &lt;i&gt;genuine&lt;/i&gt;? Mungkin karena pada bulan ini semua orang lain melakukannya sehingga tidak merasa memalukan untuk merendah diri. :D *digebuk*</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>*telat nyadar ternyata ada komen disini*</p>
<p>Ya, begitulah&#8230; <img src='http://infinite.inficio.info/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /> Saya jadi teringat teman sekelas saya:</p>
<p>Dia: Manda, minta maaf ya&#8230;<br />
Saya: Lho, bukannya sudah ya<br />
Dia: Err&#8230; ya udah deh, gapapa, minta maaf lagi aja&#8230;</p>
<p>-__-</p>
<p>Kok malah lebih susah ya mengucapkan maaf yang <i>genuine</i>? Mungkin karena pada bulan ini semua orang lain melakukannya sehingga tidak merasa memalukan untuk merendah diri. <img src='http://infinite.inficio.info/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /> *digebuk*</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sabotender</title>
		<link>http://infinite.inficio.info/2008/08/31/sorrykokformalitas/#comment-488</link>
		<dc:creator>Sabotender</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Sep 2008 01:57:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://infinite.inficio.info/?p=77#comment-488</guid>
		<description>Lama-lama jadi kehilangan maknanya, ya? :D 

Saya kira juga begitu. Kalau minta maaf &quot;betulan&quot;, biasanya ada sedikit rasa malu dan gengsi. Tapi kalau pada &quot;waktunya&quot; seperti ini, rasanya kok biasa-biasa saja. Jadi hambar.

Tapi mungkin juga ada yang beneran niat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Lama-lama jadi kehilangan maknanya, ya? <img src='http://infinite.inficio.info/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /> </p>
<p>Saya kira juga begitu. Kalau minta maaf &#8220;betulan&#8221;, biasanya ada sedikit rasa malu dan gengsi. Tapi kalau pada &#8220;waktunya&#8221; seperti ini, rasanya kok biasa-biasa saja. Jadi hambar.</p>
<p>Tapi mungkin juga ada yang beneran niat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Apalah Arti kata maaf? &#171; Adriano Minami Party</title>
		<link>http://infinite.inficio.info/2008/08/31/sorrykokformalitas/#comment-481</link>
		<dc:creator>Apalah Arti kata maaf? &#171; Adriano Minami Party</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Sep 2008 03:08:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://infinite.inficio.info/?p=77#comment-481</guid>
		<description>[...] Banyak orang yang menganggap maaf2an itu sebagai suatu formalitas , jadi sekalipun orang yang belum dikenalpun meminta maaf tanpa alasan yang jelas. Yah saya juga sering kayak begini saya akui, namun tahun ini tidak kok. Karena saya pikir seperti ini biasanya tidak dari hati [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Banyak orang yang menganggap maaf2an itu sebagai suatu formalitas , jadi sekalipun orang yang belum dikenalpun meminta maaf tanpa alasan yang jelas. Yah saya juga sering kayak begini saya akui, namun tahun ini tidak kok. Karena saya pikir seperti ini biasanya tidak dari hati [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Bethla Garrison</title>
		<link>http://infinite.inficio.info/2008/08/31/sorrykokformalitas/#comment-477</link>
		<dc:creator>Bethla Garrison</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2008 11:57:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://infinite.inficio.info/?p=77#comment-477</guid>
		<description>&lt;blockquote&gt;Maaf ya setelah berbuat salah&lt;/blockquote&gt;
Lagipula meminta maaf nggak harus secara lisan melulu. Lisan ya maaf, tapi hati siapa yang tahu? Tunjukkan dengan perbuatan, dan minta maaf yang tulus itu nggak mengedepankan ego.

Meminta maaf bukan berarti kita disudutkan pada opini bahwa kita adalah makhluk tercela yang bersalah bukan?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Maaf ya setelah berbuat salah</p></blockquote>
<p>Lagipula meminta maaf nggak harus secara lisan melulu. Lisan ya maaf, tapi hati siapa yang tahu? Tunjukkan dengan perbuatan, dan minta maaf yang tulus itu nggak mengedepankan ego.</p>
<p>Meminta maaf bukan berarti kita disudutkan pada opini bahwa kita adalah makhluk tercela yang bersalah bukan?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Infinite Inficio</title>
		<link>http://infinite.inficio.info/2008/08/31/sorrykokformalitas/#comment-476</link>
		<dc:creator>Infinite Inficio</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2008 07:40:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://infinite.inficio.info/?p=77#comment-476</guid>
		<description>&lt;b&gt;@ Goen: &lt;/b&gt;
Iya, gimana sih. Maaf ya setelah berbuat salah, nggak usah nunggu bulan suci dulu, hitung-hitung biar pahala meminta maaf dikali-lipat 

&lt;b&gt;@ Xaliber von Reginhild:&lt;/b&gt;
:d

&lt;b&gt;@ Adriano Minami:&lt;/b&gt;
Ya, mengenai itu formalitas atau tidak, tergantung yang minta maafnya. Jika anda minta maaf dengan tulus, jelas itu bukan sekedar formalitas. Nah, jadi?

&lt;b&gt;@ afwan auliyar:&lt;/b&gt;
Memang, tetapi kalau minta maaf hanya karena &lt;i&gt;just in case&lt;/i&gt; rasanya tidak ada nilainya. Minta maaf tanpa rasa bersalah, seperti, &quot;Aku tidak salah apa-apa rasanya, tapi minta maaf deh :d &quot;, kesannya? Nggak banget.

Tetapi bisa jadi begitu. Dan karena itu, saya jadi terlihat seperti orang yang sombong :)&gt;- *disate*

&lt;b&gt;@ Mihael Ellinsworth:&lt;/b&gt;
Wah, saya juga jarang minta maaf pas awal Ramadhan kok. Saya sih minta maaf kalau saya berbuat salah saja, walau kalau tidak ada hal lain untuk dikatakan saya juga ikut meminta maaf karena sepanjang masa saya merepotkan kepada teman-teman terdekat &lt;strike&gt;sebagai pengisi waktu&lt;/strike&gt;.

Lol, memang akan ada orang yang minta seseorang untuk meminta maaf padanya?

&lt;b&gt;@ Max:&lt;/b&gt;
Ya, semoga begitu :d</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><b>@ Goen: </b><br />
Iya, gimana sih. Maaf ya setelah berbuat salah, nggak usah nunggu bulan suci dulu, hitung-hitung biar pahala meminta maaf dikali-lipat </p>
<p><b>@ Xaliber von Reginhild:</b><br />
<img src='http://infinite.inficio.info/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#100;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#100;' /></p>
<p><b>@ Adriano Minami:</b><br />
Ya, mengenai itu formalitas atau tidak, tergantung yang minta maafnya. Jika anda minta maaf dengan tulus, jelas itu bukan sekedar formalitas. Nah, jadi?</p>
<p><b>@ afwan auliyar:</b><br />
Memang, tetapi kalau minta maaf hanya karena <i>just in case</i> rasanya tidak ada nilainya. Minta maaf tanpa rasa bersalah, seperti, &#8220;Aku tidak salah apa-apa rasanya, tapi minta maaf deh <img src='http://infinite.inficio.info/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#100;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#100;' /> &#8220;, kesannya? Nggak banget.</p>
<p>Tetapi bisa jadi begitu. Dan karena itu, saya jadi terlihat seperti orang yang sombong <img src='http://infinite.inficio.info/smilies/yahoo_peace.gif' alt='&#58;&#41;&#62;&#45;' class='wp-smiley' width='22' height='18' title='&#58;&#41;&#62;&#45;' /> *disate*</p>
<p><b>@ Mihael Ellinsworth:</b><br />
Wah, saya juga jarang minta maaf pas awal Ramadhan kok. Saya sih minta maaf kalau saya berbuat salah saja, walau kalau tidak ada hal lain untuk dikatakan saya juga ikut meminta maaf karena sepanjang masa saya merepotkan kepada teman-teman terdekat <strike>sebagai pengisi waktu</strike>.</p>
<p>Lol, memang akan ada orang yang minta seseorang untuk meminta maaf padanya?</p>
<p><b>@ Max:</b><br />
Ya, semoga begitu <img src='http://infinite.inficio.info/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#100;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#100;' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
