27.06.08Ghazal 533: Jalal ad-Din Rumi
I can be without anyone
but not without you.
You twist my heart, dwell in my mind
and fill my eyes, you are my joy
I can’t be without you.
You are my sleep, my rest, the water I drink.
You are my clarity, my dignity, my world
I can’t be without you.
Sometimes you are kind, sometimes unfaithful,
you break my heart but
my love, my essence, do not go away
I can’t be without you.
You are the head I am the feet
you are the hand, I am your banner
if you leave, I will perish
I can’t be without you.
You have erased my image, taken my sleep
you’ve torn me away from everybody but
I can’t be without you.
I find no joy in life or relief in death.
Why don’t you say it too
I can’t be without you.
(… Does someone have the original Persian version? *do incredibly want* Wow, I found this even more romantic than Douce Dame Jolie…)


w00t, susah kalau yang Ghazal, paling nggak harus ubek-ubek website berbahasa Persia.
Btw, aku belum bisa menginterpretasikan siapa yang dimaksud dengan “you” di sini… Terlalu rumit.
Ah, benar-benar mencerminkan perasaan saya saat ini…
*melirik mesra sekardus Indomie Kari*
I can be without anyone…
but not without you…
@ Mr Goen: “You”-nya… ya…
Hmm, memang susah mencarinya. .___.
@ Mr Geddoe:
Aduh… anda mengerti saja deh…
*tatap laptop dengan pandangan mesra*
Sometimes you are kind, sometimes unfaithful,
you break my heart but
my love, my essence, do not go away
I can’t be without you.
Jadi menurutmu, “you”-nya itu apa/siapa?
*serius*
Ah hei!
Aku menatap ACER kesayangan yang menemaniku kerja, kuliah, dan main…
..tapi aku selingkuh dengan MacBook putih itu.
Lho, kayaknya feeling dari puisinya sampai ke hati saya…
*Melirik mesra Compaq Presario*![:-] :-]](http://infinite.inficio.info/smilies/yahoo_whistling.gif)
I can’t be without you… my dear eyeglasses.
Setelah dilihat-lihat, komentar saya terlihat bodoh dengan smiley itu. -_-
[...] Tiba-tiba kepikiran untuk membuatnya setelah baca [ini]. [...]
dari sekian banyak diwan-diwan buatan rumi, saya selalu ingat petikan yang berbunyi: “orang yang selalu mencari, pasti akan ditemukan.”
ah, sebuah puisi ke-sufi-an dari seorang tokoh sufi….
buat tuan Goen, “You” disini maksudnya adalah Sang Khalik, Sang Pencipta…. bukan seseorang, wakakakakak……
@ adan: woah, hebat bisa tahu. woah, woaah… interpretasinya bagaimana tuh?
@Bethla:
Interpretasi yang bagian mananya?
Mengetahui siapakah “you” itu sederhana. Jika maksud dari Rumi adalah Sang Khalik. Jika maksud pemilik blog, entahlah…. mungkin anda, atau mungkin orang lain.
Padahal Rumi ndak menuliskannya.
tidak menuliskannya memang, namun nampak secara sederhana…..
yang punya blog juga gak nulis kan? wakakakak
[...] public links >> ini Ghazal 533: Jalal ad-Din Rumi Saved by porkchop2f on Sun 09-11-2008 Cara Menyadarkan Isteri yang Belum Berhijab Saved by [...]